Selasa, 14 September 2010

Day #9: Menjadi Peri

“When a new baby laughs for the first time a new fairy is born.”

-Tinker Bell-









… dan bayi-bayi lahir setiap detik. Bertumbuh. Merespon kebahagiaan yang paling sahaja. Berbinar. Tertawa.

… dan peri-peri lahir setiap detik. Melayang-layang di antara debu. Bersembunyi pada sayap kupu-kupu. Berdenting. Terbang.

Dea mempercayai quote itu sepenuh hati. Ketika seorang bayi tertawa raya, Dea menghirup udara sedalam-dalamnya; yakin saat itu Dea sedang bertukar nafas dengan peri.

Tawa bayi murah tak berpamrih. Hampir setiap kita pernah membuatnya lepas ke udara. Waktu membebaskan gelak bayi, dunia seperti memeluk kita dengan cahaya. Tunggu dulu … memeluk kita dengan cahaya… ? Sepertinya saat itu kitalah yang lahir sebagai peri !

“But I can’t fly. My wings are wet”

-Vidia in Tinker Bell-

Tidak apa-apa. Musim hujan ini akan segera berlalu. Tidak terbang tak membuat kita harus berhenti menjadi peri … ;)

gambar diambil dari sini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar