Sabtu, 22 September 2012

Heaven’s Light

On the way to the heaven's light
Where the time doesn't matter ….”

-Heaven’s Light, Air-


cahaya sore resized

“Ada lagu yang cocok banget sama moment ini,” kata kamu.
Oh, ya? Mana?” tanya Dea





Hahaha … yang nyanyi juga namanya ‘Air’ …”

***

Kita adalah dua unsur angin yang bertiup ke mana-mana. Nggak bisa dipegang, tapi gampang banget dirasain. Nggak bisa diliat, tapi bisa dipercaya. Buat orang yang tau caranya nyentuh angin, mereka tau hakikat kita bertiup. Buat yang nggak tau, kita seperti bertipu =p

Hari itu kita terbang-terbang tanpa beban. Karena sama-sama angin, saling ngerti rasanya nggak susah sama sekali. Kita ngerayain segala sesuatu yang nggak keliatan, dan ngasih ruang seluas-luasnya untuk keyakinan kita masing-masing. Saat itu Dea jadi ngerasa nggak ada yang menakutkan di dunia ini :)

May we can blow anywhere without hesitate. Knowing what we are to the fullest …

^_^ v

Buat Si Libra yang baru nemu arti namanya. It was a very magical Friday to spend with …

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar