Jumat, 26 April 2013

Tidur Siang pada Jam Creative Writing

-Jakarta, Kamis, 25 April 2013-

Kelas Creative Writing


Pada suatu hari keseimbangan, bareng Plot Point Kreatif, Dea diundang dateng ke SD PSKD Mandiri, Menteng, Jakarta, untuk ngebagi materi creative writing. Hari itu, Dea dan temen-temen kecil dari kelas 4,5,6 SD seneng-seneng dan main-main aja. Pura-puranya mereka tidur siang di tengah jam Creative Writing dan ...bermimpi tentang ... 

ES KRIM!
Seperti apa sifat Si Es Krim? Kayak apa kira-kira tempat tinggalnya? Temen-temen kecil diajak berkenalan dengan setting dan penokohan sambil bermain. Si Es Krim sendiri keliling dari meja ke meja. Kadang sambil nyanyi-nyanyi, kadang sambil lompat-lompat. Dia bisa diajak ngobrol, tapi nggak boleh disentuh. Gambar temen-temen juga boleh beda-beda karena mimpi tiap orang pada dasarnya kan beda-beda juga ...



 



Selanjutnya, gambar, tokoh, dan setting yang udah ada, dikembangin jadi satu cerita pendek. Ternyata, cerita-cerita yang dibuat temen-temen di PSKD di luar dugaan kita semua. 

Ebner bikin cerita tentang Es Krim Vampir. Kalau Vampir yang kita tau makannya darah, Es Krim Vampir makannya gula.


Ada juga yang bikin cerita tentang anak perempuan yang genduuuuuttt sekali, suka makan, dan selalu mimpiin es krim. Pada suatu hari dia terjebak di mimpinya sendiri dan berubah jadi es krim. Akhirnya dia mati di dalem mimpi karena memakan dirinya sendiri (kok horor?)


Nina bikin cerita yang galau:


Michael unexpectedly nulis cerita dalam Bahasa Mandarin:



Karena Michael nggak mau nerjemahin, tulisan ini kemudian Dea kirim ke temen Dea, Himawan, untuk diterjemahanin. Terjemahannya bisa diliat di sini

Sementara Nata (sayang nggak kefoto) punya cerita menarik yang disampein secara interaktif. Dia jalan dari satu bangku ke bangku yang lain, minta temennya ikut mbacain kalimat percakapan di tulisannya. Ceritanya tentang bumi yang udah dikuasain es krim, dan manusia nggak punya tempat lagi. Akhirnya es krim ngusir manusia ke matahari. Dan ending dari ceritanya adalah: "And that is the end of the world".

Terus, ini ada lagi gambar yang bikin Dea ngakak:

This is a normal ice cream, this is a majin ice cream, this is an afro ice ream, afro circus
Ada juga salah seorang temen kecil yang nutup cerita es krimnya dengan sebuah quote manis, "although she was lonely, she never feels a loneliness". Aaaah ... kepikiran aja, sih, bikin kalimat kayak gitu, Dik ;) 

Hal manis lainnya, di kelas ada salah seorang anak ADHD, namanya Gregi. Temen-temennya caring banget sama dia. Waktu dia maju untuk cerita, salah satu temennya langsung punya inisiatif untuk ngebantu Gregi ngebaca dan berkomunikasi.




Setelah bermain-main di dunia mimpi, temen-temen "bangun kembali". Mimpi selesai, dan jam Creative Writing abis.

Sepanjang sejarah ngasih materi Creative Writing, ini kelas paling out of the box yang pernah Dea pegang. Bukan cuma mereka yang bersenang-senang, Dea juga. Dan bukan cuma mereka yang belajar sesuatu, Dea juga. Bahkan mungkin justru Dea yang belajar lebih banyak dari mereka ^^

Posting ini Dea tutup dengan sebuah lagu yang lucu yang representatif sama seluruh kegiatan hari itu:




Adik-adik kecil, tumbuhlah tanpa berhenti bermimpi. Dea percaya, mimpi itu cara kita nyayangin dunia, keidupan, dan diri sendiri  ^_^

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah ...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar