Senin, 17 Februari 2014

Ibnu Rizal A



foto dokumentasi Jarak Pandang



“Kamu capek, ya? Sini,” kata Ibnu sambil ngulurin tangannya.

Dea nyambut uluran tangan Ibnu.

“Kalau lagi capek, biasanya enak kalau tangannya dipegang gini,” kata Ibnu sambil ngegenggam tangan Dea.



Ibnu bener. Rasanya nyaman. Dipegang tangannya bikin Dea ngerasa nggak sendirian di tengah lingkungan yang agak asing. Hari itu Ibnu satu-satunya orang yang sadar kalo Dea lagi ngerasa nggak terlalu nyaman. Dia juga tau persis apa yang harus dia lakuin untuk bikin Dea ngerasa lebih enak. Mungkin karena Ibnu zodiaknya Pisces. Setau Dea, biasanya orang Pisces berperasaan halus dan empatik.



Apa yang Ibnu lakuin hari itu, bikin Dea selalu ngerasa nyaman setiap kali ada Ibnu di sekitar. Ibnu juga sempet jadi editor di Gagas Media, penerbit yang nerbitin beberapa buku Dea. Di masa-masa itu kami jadi lebih sering in touch. Ngobrol sama Ibnu ngebawa rasa tentram tersendiri. Di samping sifat sensitifnya, Ibnu punya kelembutan dan bawaan caring yang natural ke semua orang.



Setelah sekian lama nggak ketemu Ibnu, tau-tau Dea dapet kabar ngagetin dari temen-temen. Menurut diagnosa dokter, Ibnu kena meningitis. Katanya virusnya udah nyebar di cairan otak sampe 75%. Sekarang kondisi Ibnu kritis, koma di Rumah Sakit Antam Medika Depok, Rawamangun. Keluarganya udah pasrah, berharap yang terbaik aja untuk Ibnu.

foto dipinjem dari Andi Rharharha




Buat temen-temen yang kenal juga sama Ibnu, jangan putus ngedoain Ibnu, ya. Kalau ada yang mau ngasih bantuan dana, bisa transfer ke Ajeng, manajernya Ruang Rupa di rekening BCA 7330785998 atas nama Ajeng Nurul Aini.



Dea nggak tau mau nulis apa lagi. Jadi Dea nyuplik lirik lagu “Hold My Hand”-nya Hottie and The Blowfish aja:



With a little love, and some tenderness

We'll walk upon the water

We'll rise above this mess

With a little peace, and some harmony

We'll take the world together

We'll take 'em by the hand


'Cause I've got a hand for you



Dea rasa ini saatnya Dea yang gantian ngulurin tangan ke Ibnu sambil bilang, “Kalau lagi capek, biasanya enak kalau tangannya dipegang gini”.



Semoga idup dan segala misterinya nyiapin hadiah terbaik untuk Ibnu di depan sana …

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar